Tapanuli Sebagai Satu Entity

 

TAPANULI sebagai satu ENTITY adalah latar belakang yang mendorong dibuatnya web ini, yang dimaksudkan sebagai salah satu media komunikasi dan menampung aspirasi berbagai pihak.

 

Pada tahap berikutnya, sangat diharapkan berbagai masukan ini akan menjadi pertimbangan / masukan bagi siapapun yang berkepentingan, khususnya pemerintah daerah yang melingkupinya, yang pada akhirnya dapat mendukung keberhasilan Tapanuli dalam arti cita-cita kehidupan bermasyarakat: kesejahteraan yang berkesinambungan.

 

Dalam konteks pemerintahan (public institution), Tapanuli sebagai satu Entity harus dilihat dari berbagai sisi, antara lain :

 

  1. Manajemen: sebagai satu entity, tentunya kesamaan / kemiripan / keseragaman akan menjadi pertimbangan penting. Dilihat dari berbagai dimensi kehidupan : sosial, budaya, sumber daya, dll. Hal ini penting, agar berbagai kebijakan dapat berdampak positif bagi masyarakatnya.
  2. Ke-otonomi-an : sebagai satu entity yang otomon, dengan adanya kebebasan untuk membuat kebijakan publik (hak), tentunya harus diimbangi dengan adanya kemampuan untuk mendukung keberhasilan kebijakan termaksud (kewajiban), tanpa harus bertentangan dengan berbagai hak dan kewajiban yang diberlakukan dalam lingkup supra-system. Sejak diberlakukannya otomoni daerah sampai ke tingkat kota/kabupaten di Indonesia, dapat kita amati berbagai daerah yang pada kenyataannya kurang dapat memanfaatkan otonomi dalam arti meningkatan kesejahteraan masyarakat, sebagai dampak kurangnya kemampuan daerah termaksud untuk mendukung implementasi berbagai kebijakan otonomi (hanya tergantung pada kapasitas anggaran dari Pusat). Ada beberapa daerah yang berusaha untuk meningkatkan kapasitasnya melalui PAD, yang pada akhirnya juga menimbulkan masalah karena masyarakatnya kurang memiliki kapasitas untuk dapat memenuhi berbagai kewajiban yang dimaksudkan dalam PAD. Sebaliknya, beberapa daerah kelihatannya sampai dengan saat ini, mampu memanfaatkan otonomi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, dengan mengeksploitasi sumber daya alam. Persoalan yang mungkin belum tersentuh, sejauh mana sumber daya alam termaksud masih akan mampu untuk mendukung pengembangan jangka panjang.

 

Dari perspektif manajemen dan otonomi, pertanyaan yang menarik untuk disimak dan tentunya dijawab :

 

  1. “Sejauh mana dan bagaimana agar Tapanuli dapat dilihat sebagai satu entity, dengan tidak melupakan RI sebagai supra-system ?”.
  2. Dari sisi struktur kepemerintahan di RI, entity yang dimaksudkan apakah sesuai untuk diposisikan sebagai kabupaten / kota, atau Propinsi ?

Pengamatan atas pertumbuhan masyarakat global (khususnya dari sisi ekonomi global), maka kapasitas [suatu wilayah / daerah / lingkup] daya saing tidak lagi ditentukan oleh keberadaan sumber daya alam, melainkan sudah bergeser ke kemampuan mengeksploitasi “nilai tambah”, yang pada umumnya didukung oleh sumber daya manusia serta penguasaan akan teknologi maju.

 

Dalam rangka meujudkan “Tapanuli sebagai satu Entity”, sejauh mana Tapanuli memiliki potensi atau peluang untuk dapat mengeksploitasi nilai tambah, sehingga Tapanuli mampu mendukung implementasi kebijakannya, tanpa harus tergantung kepada anggaran dari Pusat.

 

Untuk menjawab berbagai pertanyaan di atas, dan tidak tertutup dengan adanya pertanyaan lain dan bahkan pertanyaan turunannya, diharapkan adanya sumbangsih pemikiran dari berbagai pihak dapat disebar luaskan melalui web ini.

 

Bandung, 12 Juli 2008

 

Dr.Ir. Benhard Sitohang

Penggagas web TAPANULI

 

2 thoughts on “Tapanuli Sebagai Satu Entity

  1. Napitupulu

    Salam kenal buat Pak Benhard Sitohang..HORAS
    Anda Pak Benhard dosen Teknik Informatika ITB bukan ..? saya tau Bapak karena saya juga pernah kuliah di ITB.
    Saya sepakat dengan tulisannya diatas
    Ditunggu terus postingannya Pak..
    Mauliate

    Reply
  2. Tohap P. Simamora

    Pak Benhard Sitohang, melalui media ini mohon disampaikan kepada para perantau yang berasal dari sekitar Danau Toba, kegiatan MARSIPATURE HUTA NABE tidak harus turun ke Bona Pasogit, tapi cukup menjalin komunikasi dan mendukung program-program yang dilakukan kelompok masyarakat lokal.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s