POMPARAN NI SIPITU AMA MENDUKUNG PROPINSI TAPANULI

 

Pengurus Besar Parsadaan Pomparan Ni Ompu Tuan Situmorang Sipitu Ama Dohot Boruna se Indonesia dipimpin Ketua Umumnya Ir SH Situmorang menemui Pemimpin Umum Harian SIB DR GM Panggabean, Kamis (9/7) di Kantor Hr SIB Jalan Brigjen Katamso Medan dan meminta kesediaannya turut hadir pada Musyawarah Besar (Mubes), Sabtu (12/7) di Deli Room Hotel Danau Toba Internasional Medan.
 

Ir SH Situmorang didampingi Ir Urat Sitohang (Sekjen), Drs Laham Situmorang (Bendahara Umum), Kombes Pol Purn DU Sitohang (Wakil Ketua III juga ketua pelaksana), DR Ir Binsar Situmorang MSi, MAP (koordinator acara), Dr Ronald Sitohang SpB (koordinator dana) dan Drs Jumian Situmorang menyebutkan Mubes akan memilih pengurus Parsadaan Pomparan Ni Ompu Tuan Situmorang Sipitu Ama dohot Boruna se Indonesia periode 2008-2013. Pelaksanaan Mubes akan dibuka langsung oleh DR Sojuangon Situmorang MSi dan dijadwalkan akan dihadiri Gubsu H Syamsul Arifin SE dan Sekdapropsu DR RE Nainggolan MM.


Mubes akan dihadiri 400-an utusan marga dan tokoh-tokoh Situmorang dari seluruh Indonesia, selain untuk memilih pengurus sekaligus melantik juga untuk mempersatukan marga Situmorang di seluruh Indonesia.


Baik SH Situmorang maupun Drs Laham Situmorang menyebutkan bahwa target Mubes ini juga menyempurnakan AD/ART, membuat suatu kebijakan umum, program untuk periode 2008-2013.


“Ini pertemuan akbar atas keberadaan Pomparan Ni Ompu Tuan Situmorang Si Pitu Ama dohot Boruna se Indonesia agar satu visi bahwa Situmorang tetap kompak, satu, kuat dan dinamis,” ujar Laham Situmorang.
 

Hasil dari pertemuan akbar ini juga diharapkan dapat mewujudkan program-program pengurus baru periode 2008-2013. Dari hasil pertemuan ini juga, kata Laham, dapat menghasilkan terobosan-terobosan agar, marga Situmorang lebih semangat untuk memupuk persatuan dan kesatuan. Satu visi dalam mempersatukan Situmorang dan membangun sekaligus dalam arti luas baik teknologi ekonomi dan budaya. Untuk itu diharapkan juga kehadiran para peserta agar hadir, Sabtu, tanggal 12 Juli 2008 tepat waktu.
Kepada Pak GM, Drs Laham Situmorang mengatakan, Pomparan Ni Ompu Tuan Situmorang Sipitu Ama dohot Boruna se Indonesia sangat mendukung Propinsi Tapanuli. Dengan adanya Propinsi Tapanuli ini maka potensi yang selama ini belum terjamah dapat tergarap dengan baik.
 

“Inilah cara memajukan Propinsi Tapanuli. Kita harus yakin dan kita harus mulai dan Propinsi Tapanuli harus segera terwujud,” ujar Laham penuh keyakinan.
Berkaitan dengan Mubes Situmorang ini, panitia sengaja mengunjungi Pak GM untuk meminta nasihat dan arahan selaku tokoh Batak yang berpengaruh dan mengharapkan kehadirannya pada Mubes nanti. “Ini even besar dan kesempatan baik untuk itu kita minta nasihat Pak GM sebagai sesepuh dan tokoh Batak,” ujar Laham.
Pada kesempatan yang sangat akrab tersebut, Pak GM mengatakan bahwa keberadaan punguan marga sangat penting karena menyangkut jati diri orang Batak. Orang Batak adalah suku bangsa yang diberkati oleh Tuhan (dipasu-pasu Debata).


Kepada orang Batak diberikan Tuhan tanah dan alam yang sangat indah (Tapanuli), adat-istiadat yang bernilai tinggi dan luhur, juga diberikan agama yang berdasarkan Kasih. Orang Batak sendiri diciptakan Tuhan memiliki kecerdasan dan kepandaian, pekerja keras, suara pun keras, pemberani, dinamis dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Sebenarnya kurang apa lagi kita?”, tanya Pak GM. Inilah yang harus kita kaji, baik faktor internal maupun eksternal.
 

Namun satu hal sudah pasti, kata Pak GM, kita orang Batak harus terus meningkatkan kualitas diri. Semua anugerah yang telah diberikan Tuhan, kita pelihara dan terus kita asah. Jati diri kita perkuat, adat dan iman kita perkuat. Dan orang Batak semua harus memperkuat persatuan. Dengan demikian, apapun yang akan terjadi, kita akan tetap eksis. Apalagi kalau Propinsi Tapanuli, diizinkan Tuhan terbentuk, kesepakatan untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita akan semakin terbuka luas.
 

Kita pun akan bekerja keras membangun, kita pun akan berpesta, menampilkan seni budaya kita, kita pun akan bernyanyi “A Sing Sing So”, kata Pak GM ketawa terbahak-bahak, dan semua tamunya ikut ketawa gembira. Sukseslah Mubes ini, kata Pak GM. Dari marga Situmorang telah banyak lahir orang-orang beken, seperti komponis Nahum Situmorang, budayawan Sitor Situmorang dan lain-lain.


Di pemerintahan dulu, banyak pejabat marga Situmorang, saya masih ingat, antara lain Bapak Babial Situmorang, Bapak Abner Situmorang dan lain-lain.
Sekarang telah ada pula Dirjen marga Situmorang yaitu DR Sojuangon Situmorang. Baru beberapa hari yang lalu, Ir Binsar Situmorang telah dilantik pula menjadi Doctor di USU.
Kurang apa lagi? Seharusnya Marga Situmorang dalam rangka Mubesnya ini, harus membuat pesta besar, kata Pak GM dengan nada bersemangat dan gembira. Tetapi yang terpenting, pintanya, kita harus bersyukur dan bersyukur! Tuhan sangat baik sama orang Batak. Kalaupun di sana-sini ada cobaan-cobaan, hambatan-hambatan, dipersulit dan sebagainya, itu semua untuk mendorong kita supaya lebih kuat, lebih terasah, lebih pasrah kepada Tuhan, lebih bersatu dan lebih berkualitas.
 

Pak GM juga meminta, agar Marga Situmorang ikut berusaha dengan sungguh-sungguh, agar bahasa Batak jangan sampai punah. Ini harus kita mulai di keluarga kita masing-masing. Aksara Batak sudah nyaris punah. Kalau bahasa Batak, tolonglah, janganlah sampai punah, pinta Pak GM. Mengenai dukungan terhadap pembentukan Propinsi Tapanuli, Pak GM mengucapkan terimakasih.
 

Pak GM mengungkapkan, baru tiga hari yang lalu dia berbicara dengan Ketua Komisi II DPR-RI Pak Mangindaan. Waktu itu putranya Ir GM Chandra Panggabean sedang menghadap Pak Mangindaan. Menurut Pak Mangindaan, masalah sekarang tinggal di tangan Menteri Dalam Negeri. Dan beberapa hari ini, antara Komisi II dengan pihak Mendagri, hal ini akan dirembukkan lebih lanjut.
 

Nah, kata Pak GM, Dirjen Otda sekarang adalah Pak Sojuangon Situmorang. Urusan Propinsi Tapanuli ini, adalah beliau yang menangani. Kita doakanlah, semoga Tuhan membimbing hati dan pikiran Pak Mendagri dan Pak Sojuangon Situmorang, agar pembentukan Propinsi Tapanuli ini dapat segera dituntaskan/diwujudkan,” kata Pak GM.

Kesimpulannya, kata Pak GM, soal pembentukan Propinsi Tapanuli ini sekarang sudah sampai di titik yang menentukan. Setelah mengucapkan banyak terimakasih, Pengurus Pomparan Ni Ompu Tuan Situmorang Sipitu Ama dohot Boruna se-Indonesia mengharapkan kiranya Pak GM dan ibu serta keluarga panjang umur. “Semoga SIB Jaya dan segala tugas-tugas yang diemban berjalan sukses,” ujar Laham.

 

3 thoughts on “POMPARAN NI SIPITU AMA MENDUKUNG PROPINSI TAPANULI

  1. Benhard Sitohang

    Soal dukung mendukung yang dimaksudkan oleh keluarga besar Situmorang pada kesempatan MUBES tersebut, bukanlah suatu hal yang baru. Sudah sering kita dengar dikumandangkan oleh berbagai kelompok masyarakat pada berbagai kesempatan.

    Persoalan yang mendasar, apakah mengumandangkan Tapanuli sebagai Prop. adalah suatu statement primordialisme, atau sesuatu yang sudah diawali oleh fesasibility ?.

    Sudah sering kita lihat, adanya pemekaran wilayah (Kab. maupun Prop.) ternyata tidak didukung oleh kapasitas lokal yang memadai untuk dapat otonomi. Diterangai, semangat pemekaran tidak lain hanya dimaksudkan sebagai pelampiasan primordialisme kedaerahan/kesukuan, atau alasan lain, ditambah lagi dengan semangat untuk turut serta menikmati dana Republik melalui DAU, dan pada kenyataannya DAU tersebut majoritas habis hanya untuk memenuhi kebutuhan tertentu (apakah itu untuk pegawai, kantor, dll. administrasi umum). Bersamaan dengan itu, masyarakat dibebani dengan adanya PERDA baru, yang ujung-ujungnya, tambahan retribusi dlaam kehidupan sehari-hari.

    Sebagai contoh kasus, adalah pemekaran Kab. Samosir. Jika dilihat dari sisi data keuangan pada tahun 2005, dari total pengeleuarang 83 MRp., sekitar 50 MRp. digunakan hanya untuk administrasi umum, dan hanya sekitar 23 MRp. yang “kemungkinan” dimanfaatkan untuk infra-struktur (hal ini masih perlu dilihat lebih rinci, karena dalam 23 MRp. ini, sudah termasuk biaya operasi).

    Berangkat dari angka-angka ini, artinya majoritas dana hanya digunakan untuk operasional perkantoran Kabupaten, yang saya kira hanya dinikmati oleh segelintir anggota amsyarakat Kab. Samaosir, bukan masyarakat umum. Banyak hal yang dapat dikemukakan sebagai dasar alokasi dana ini. Tetapi yang pasti, masih disyukuri kalau dana untuk administrasi umum yang dominan ini dapat langsung dirasakan oleh masyarakat dalam bentuk layanan masyarakat yang jauh lebih baik. Yang disayangkan, kalau ternyata justru adanya dana adminsitrasi umum ini membuat Kabupaten akan makin produktif dalam rangka melaksanakan kelancaran retribusi dari masyarakat saja.

    Saya kira, usulan pembentukan Prop. Tapanuli adalah ide yang baik, suatu pembaharuan, terobosan, maupun alternatif untuk dapat maju dan berkembang. Hanya, usulan ini perlu didukung oleh suatu perkiraan (walaupun terbatas pada tingkat makro), sejauh mana Tapanuli memenuhi syarat untuk dapat dimekarkan menjadi Prop…. dan otonomi.

    Secara umum, saya melihat bahwa peluang untuk jadi Prop. hanya akan berhasil jika didukung oleh kapasitas manajemen yang memadai (termasuk juga pengenalan yang baik terhadap kondisi sosial, budaya, dll. atas wilayah Tapanuli), dan yang secara realistis penting, adalah identifikasi potensi kapasitas produksi (sumber daya alam, eksplorasi, eksploitas, dan bahkan peningkatan milai tambah dari sumber daya alam). Dengan demikian, diharapkan Prop. termaksud dapat menentukan kebijakan sendiri (otonomi) tanpa melupakan undang-undang yang berlaku di NKRI, tetapi sekalius memiliki kemampuan untuk meujudkan kebijakan termaksud dengan baik, untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Tapanuli.

    Dengan kata lain, jangan sampai pemekaran itu sendiri akan menjadi beban bagi masyarakat (melalui retribusi, dll.), dan sekaligus menjadi beban anggaran NKRI (melalu DAU), yang pada akhirnya hanya berakhir dan digunakan untuk kenikmatan bagi para aparat Prop. saja.

    Reply
  2. Benhard Sitohang

    Mungkin ada yang bisa menjawab beberapa pertanyaan mendasar :

    1. Mengapa ada usulan pemekaran Prop. Tapanuli ?????
    2. Apa pokok pikiran yang mendasari, sehingga harus berujud Prop. ?
    3. Senadainya tidak ada DAU, apakah juga akan tetap negusulkan pemekaran termaksud ?
    4. Apakah memang wilayah Tapanuli memiliki spesifikasi khusus, sehingga harus dimekarkan dari Prop. Sumut ?

    Reply
  3. say

    hanya …orang2 yang berpikir piciklah yg tidak mengaminin protap. kenapa, sdm kita sudah banyak di seluruh negri….lagian tapanulikan daerah miskin yg perlu pembagunan yg bertahap namun apa daya ,,,adakah orang2 yg mau berjuang. anda lihat daerh jawa yg terus membangun2 kita kapan…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s