Dosen Unair Pertanyakan Kepantasan Retorika Kampanye Prabowo Dengan Masa Lalunya

dosen-unair-tulis-surat-terbuka-untuk-prabowoMERDEKA.COM. Dosen Universitas Airlangga Surabaya, Airlangga Pribadi Kusman, menulis surat terbuka untuk calon presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto . Akademisi ini menulis suratnya dari Perth, kota tempatnya mengambil studi doktoral di Universitas Murdoch Australia.

“Lewat surat ini, saya ingin berdialog dengan Anda sebagai calon Presiden Republik Indonesia, negeri yang kita ketahui bersama didirikan dengan tujuan bernegara yang tidak kurang jelasnya: pertama, untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia; kedua, dan untuk memajukan kesejahteraan umum; ketiga, mencerdaskan kehidupan bangsa; dan keempat, ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” tulis Airlangga seperti dikutip merdeka.com dari Jurnal Indoprogress, Senin (30/6). Continue reading

Survei Vox Populi: Prabowo-Hatta 52,8%, Jokowi-JK 37,7%

Muhammad TaufiqqurahmandetikNews

Jakarta – Lembaga survei Vox Populi merilis hasil survei elektabilitas capres cawapres. Hasilnya, Prabowo-Hatta mengungguli pasangan Jokowi-JK.

Survei digelar pada 3-15 Juni 2014 dengan sampel sebanyak 4.898 responden. Margin error survei ini 1,8 persen. Survei dilakukan melalui pertanyaan tertutup dengan sistem wawancara di 402 kabupaten/kota. Continue reading

Debat Capres II, Ekonom: Jokowi Lebih Kongkret

debat-calon-presiden-sesi-ke-2Jakarta – Visi misi calon presiden Joko Widodo di bidang pembangunan ekonomi yang disampaikan dalam debat Capres II yang digelar di Hotel Gran Melia, dinilai lebih konkret dan kontekstual dalam menjawab tantangan Indonesia. Keyakinan Jokowi bahwa Indonesia mampu mengejar target pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen juga dianggap mampu memembangkitkan harapan baru dalam bidang ekonomi. Continue reading

Jelang Debat Capres, Prabowo Relaksasi dengan Berkuda

ketua-pembina-partai-gerindra-prabowo-subianto-kampanye-gbk-capres-naik-kuda-kiki-budi-hartawan-1Jakarta – Jelang debat capres, Prabowo Subianto memanfaatkan waktunya untuk relaksasi. Waketum Gerindra Fadli Zon menyebut relaksasi menjadi penting untuk kesiapan menghadapi debat.

“Besok (hari ini) istirahat dan menerima tamu saja. Selain itu juga beliau (Prabowo) relaksasi dengan baca buku, gardening (berkebun), berkuda juga kadang,” kata Fadli Zon saat dihubungi, Jumat (13/6/2014) malam. Continue reading

Rp. 5 Miliar per Provinsi Baru Gatot Relakan Pemekaran Sumut

GatotpujonugrohoDesakan permintaan pemekaran Sumatera Utara menjadi 5 provinsi yang memperoleh dukungan dari DPR di Senayan, memaksa Gubernur Gatot Pujo Nugroho untuk segera bersikap. Meski menyesalkan sikap dan dukungan para politisi di Senayan, Gatot dengan berat hati berjanji tidak akan menahan permintaan daerah yang sudah disahkan dan disetujui.

Hal ini disampaikan orang nomor satu di Sumatera Utara itu saat ditemui di Grand Aston, usai membuka Rakornas Jarlitbang Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Rabu (4/6).

“Terus terang saya berat hati (menyetujui pemekaran). Tapi apa mau dikata, karena permintaan pemisahaan diri itu sudah disahkan DPR, yang sekarang tinggal melaksanakannya,” ujarnya. Continue reading

Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014

DCT_Pilpres2014Pemilihan umum Presiden Indonesia selanjutnya akan digelar pada tanggal 9 Juli 2014. Pemilihan ini akan menjadi pemilihan presiden langsung ketiga di Indonesia, dan akan memilih sepasang presiden dan wakil presiden untuk masa jabatan lima tahun. Petahana Susilo Bambang Yudhoyono tidak dapat maju kembali dalam pemilihan ini karena dicegah oleh undang-undang yang melarang periode ketiga untuk seorang presiden. Menurut UU Pemilu 2008, hanya partai yang menguasai lebih dari 20% kursi di Dewan Perwakilan Rakyat atau memenangi 25% suara populer dapat mengajukan kandidatnya. Undang-undang ini sempat digugat di Mahkamah Konstitusi, namun pada bulan Januari 2014, Mahkamah memutuskan undang-undang tersebut tetap berlaku. Continue reading

Bahasa Batak

Dalam kehidupan orang batak, bahasa adalah satu dari beberapa komponen citra batak. Bahasa batak apabila diperhatikan dengan seksama memiliki arti dan makna yang cukup dalam. Cukup banyak kosakata batak yang tidak dapat diartikan ke dalam bahasa Indonesia.

Pada jaman sekarang pergeseran demi pergeseran telah terjadi, khususnya dalam penggunaan bahasa batak. Bahasa dianggap hanya sebagai sebuah komponen yang tidak mengikuti jaman, yang tidak cocok dengan anak muda, yang ketinggalan, dsb. Diakui atau tidak generasi mudah lebih memilih menggunakan bahasa indonesi, inggris, dan yang terbaru adalah bahasa “alay (gaul)”.

Tidak sedikit dari generasi muda batak yang sama sekali tidak mengerti akan bahasa batak, dan apa yang terjadi adalah kesenjangan dan kerenggangan. Apa yang dimaksud dengan kesenjangan dan kerenggangan? Mereka adalah kondisi yang tercipta antara generasi muda dan generasi tua, dimana oleh faktor bahasa generasi tua dianggap kolot, tidak mengikuti jaman atau bahkan mereka generasi muda yang fasih berbahasa batak dianggap belum maju, masih dari huta-huta.

Pernah suatu kali dalam perbincangan saya menuturkan bahwa teman dan rekan muda batak harus belajar baik menulis, membaca dan mengucapkan bahasa batak. Response yang cukup dingin dilontarkan oleh sebagian dari mereka. Pendapat bahwa bahasa tidaklah terlalu penting dan dinomor sekiankan membuat kemunduran pada jiwa batak itu sendiri.

Bahasa yang dinomor sekiankan dari beberapa komponen nantinya bisa akan sirna dan tidak seorangpun akan tau. Tolak ukur kebatakan sekarang hanya dipatokkan ke dalam marga dan silsilah keluarga. Namun kedua faktor itupun lambat laun semakin memudar dan tidak terlalu dipentingkan.

Pesatnya perkembangan teknologi dan pergaulan yang menuntut kecakapan dan keterampilan berbahasa asing menuntut setiap individu generasi batak untuk bisa bersaing dan berkompetisi. Semua orang berlomba kursus bahasa asing, namun sangat sedikit atau bahkan tidak mendapat pengajaran bahasa batak di rumah atau lingkungan mereka bergaul.

Bahasa batak adalah sebuah kunci pergaulan, kunci persahabatan, identitas kita batak kemanapun kita melangkah. Kemunduran yang terjadi pada generasi-generasi muda sudah mulai terlihat, bahasa batak apakah hanya akan menjadi tinggal kenangan? Tantangan ke depan ada pada setiap individu batak khususnya.

Sebagaimana bisa kita lihat pada acara pernikahan adat batak, seharusnya adalah bahasa batak dalam mengucapkan ikrar-nya, namun karena dengan alasan tidak mengerti bahasa batak, semuanya dalam bahasa Indonesia. Dalam hal-hal lain juga tentunya sudah terlihat.

Akhir kata saya hanya menitipkan pesan buat kita generasi muda, bahasa bukanlah suatu keharusan, tetapi suatu kewajiban. Kita batak adalah yang sangat menjunjung tinggi harga diri, bahasa adalah harga diri juga, bahasa tidak pernah membuat malu, tetapi pemersatu. MAMPUKAH KITA MENJAGANYA?

 

Marsomba sampuluh jari-jari

Pasampulusadahon simanjujung

Mangido maaf ma au anggo adong na maralo tu roha muna

 

by : Pesta Ferdinan Sitohang

20/10/2010